Foto bersama seluruh staff BTKL PP Kelas I Palembang
Konsinyering Penyusunan Dokumen RKA KL BTKL PP Kelas I Palembang
Budayakan G1R1J dengan PSN 3MPlus melalui aplikasi Pokentik
Download aplikasi Pokentik di playstore dan budayakan G1R1J dengan PSN 3MPlus.
Rakerkesnas Tahun 2017 @Jakarta, 27 Feb - 1 Maret 2017

 Laporan Kegiatan

KAJIAN DAMPAK FAKTOR RISIKO PENYAKIT BERPOTENSI KLB BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENGHADAPI ASIAN GAMES 2018

Pada tahun 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan multi event olahraga regional Asia. Event olahraga yang secara resmi dikenal dengan ASIAN GAMES XVIII rencananya akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang padatanggal 18 Agustus sampai dengan 2 September 2018. Diikuti tidak kurang 45 negara peserta dengan 39 cabang olahraga, hal ini dipastikan akan membawa dampak diberbagai bidang.
Bidang kesehatan adalah salah satu yang harus mendapat perhatian serius, sukses atau tidaknya event ini akan bergantung salah satunya kepada kualitas kesehatan dan lingkungan. Palembang sebagai salah satu tuan rumah event ini, telah melakukan berbagai persiapan infrastruktur, teknis, maupun sumber daya lain. Ada 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Palembang, yaitu basket, tenis, voli pantai, sepak bola wanita, dayung, kano/kayak, triathlon, panjat tebing, menembak, dan sepak takraw.
Belajar dari event olahraga Olimpiade Rio di Brazil pada tahun 2016 yang sempat terancam batal karena isu virus Zika, maka kewaspadaan dini terhadap kejadian serupa ataupun

 Rabu, 13 Sep 2017 @ 15:29 wib    selanjutnya →

MONITORING KABUT ASAP DI PERBATASAN KOTA PALEMBANG DAN KAB. OGAN ILIR 15 S.D. 16 AGUSTUS 2017

Kebakaran hutan di Indonesia selalu terjadi di musim kemarau, yaitu pada bulan Agustus, September dan Oktober, atau pada masa peralihan (transisi). Wilayah hutan di Indonesia yang berpotensi terbakar antara lain di Pulau Sumatera (Riau, Jambi, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan) dan di Pulau Kalimantan (Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan).
Pulau Sumatera merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang selalu mengalami kebakaran hutan/lahan setiap tahun. Pada saat terjadi penyimpangan iklim yang menyebabkan kekeringan, jumlah kejadian kebakaran hutan/lahan menjadi meningkat secara nyata. Provinsi Sumatera Selatan salah satu provinsi di Sumatera yang mempunyai hutan yang cukup luas. Provinsi Selatan berdasarkan SK.Menhut Nomor 76/KPts-11/2001 tanggal 15 Maret 2001 luas hutan mencapai 4.399.837 Ha (www.dephut.go.id). Hutan mempunyai permasalahan yang cukup kompek, Salah satu permasalahn hutan yang paling besar adalah kebakaran hutan.Menurut World Wildfield Fund (WWF) sekitar 20 juta orang Indonesia telah terpajan asap kebakaran hutan sehingga mengakibatkan gangguan paru dan system pernapasan (Jurnal Ekologi

 Jum'at, 18 Aug 2017 @ 15:45 wib    selanjutnya →

LAPORAN MONITORING KABUT ASAP PERBATASAN PALEMBANG OGAN ILIR 8-16 Agustus 2017

Munculnya kabut asap saat musim kemarau seperti sudah menjadi agenda tetap setiap tahunnya di Propinsi Sumatera Selatan dan Kota Palembang. Asap ini disebabkan dari pembakaran hutan atau lahan yang dilakukan oleh masyarakat untuk berladang atau perusahaan yang membersihkan lahan untuk perkebunan dengan cara membakar lahan. Kabut asap yang diakibatkan oleh pembakaran lahan ini, terutama muncul pada malam dan pagi hari. Hal inisangat berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadapkehidupanmasyarakat. Bebagai aspek kehidupan menjadi terganggu, mulai dari transportasi, roda perekonomian hingga kesehatan masyarakat.
Terjadinya pembakaran hutan dan lahan yang berakibat pada serbuan asap dapat menyebabkan turunnya tingkat kesehatan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak tersebut akan sangat terasa bagi anak-anak balita dan lansia karena sistem metabolisme tubuh pada dua golongan usia tersebut tidak mencapai optimal.
Efek kabut asap terhadap kesehatan dapat berupa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, iritasi dan alergi pada kulit, dan dapat pula menimbulkan

 Rabu, 16 Aug 2017 @ 13:52 wib    selanjutnya →

Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan di Musi Rawas Th. 2017

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Kesehatan, mengirimkan surat ke BTKLPP Kelas I Palembang. No surat 440/1033/KES/2017 dengan perihal permintaan pemeriksaan sampel KLB Keracunan Makanan tertanggal 3 April 2017. Dilampirkan juga format hasil penyelidikan KLB yang telah dilakukan.
Berdasarkan surat inilah, BTKLPP Kelas I Palembang melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan menurunkan Tim Gerak Cepat untuk melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap kejadian luar biasa keracunan makanan di Kabupaten Musi Rawas. Tim yang turun berjumlah 3 orang, Ines Narticopoleen, SST dengan jabatan fungsional epidemiolog kesehatan, Yandri Yanita, SKM dengan jabatan fungsional pranata laboratorium, dan Mery Astri Yani, SKM, dengan jabatan fungsional sanitarian. Penyelidikan epidemiologi dilakukan pada tanggal 11 April s.d 14 April 2017.
Dari surat tersebut juga, didapatkan informasi bahwa telah terjadi KLB Keracunan Makanan di Desa Q1 Tambah Sari, Kec. Tugumulyo Kab Musi Rawas pada hari Sabtu, tanggal 1 April 2017. Lokasi kejadian di sawah sekitar 5 km dari rumah penduduk

 Rabu, 05 Apr 2017 @ 13:32 wib    selanjutnya →

Laporan Hasil Investigasi KLB Pertusis Kabupaten Banyuasin Tahun 2017

Berdasarkan laporan yang diterima Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dari Rumah Sakit Umum Pusat M. Hoesin Palembang pada tanggal 17 Januari 2017, bahwa telah terjadi KLB terduga Pertusis di Desa Marga Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Dari laporan W1 yang disampaikan oleh Puskesmas Sungsang jumlah kasus terduga Pertussis sebanyak 1 orang dengan kematian. Menurut hasil pemeriksaan laboratorium BadanLitbangkes tanggal 19 Januari 2017 kasus tersebut dinyatakan

 Kamis, 02 Feb 2017 @ 09:00 wib    selanjutnya →

Kejadian Luar Biasa Campak Kabupaten Musi Rawas Tahun 2017

Berdasarkan informasi lisan yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Selatan dan laporan W1 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawasbahwa telah terjadipeningkatan kasus campak yang tidak lazim dan diduga terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campakdi wilayah kerja Puskesmas Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas yakni di Desa Mambang. Desa Mambang termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Muara Kelingi dengan letak geografisnya berada di pinggir aliran sungai Musi dan berjarak 11 km dari Puskesmas Muara Kelingi,berpenduduk 2918 jiwa ,mata pencaharian penduduk rata-rata sebagai petani.Jumlah KK (797 KK),dengan jumlah Balita 275 balita.
Kepastian kriteria penggolongan KLB dilakukan dengan investigasi KLB dan perkembangan kasus dimana kasus campak yang ditemui > 5 orang di 1 wilayah kerja Puskesmas. Informasi diterima oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas pada tanggal 4 Januari 2017.
Kegiatan investigasi KLB dimaksudkan untuk mengetahui apakah masih terdapat penderita lain di daerah asal penderita dengan gejala dan tanda-tanda mirip dengan penyakit campak

 Kamis, 12 Jan 2017 @ 09:37 wib    selanjutnya →

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGENDALIAN KLB DIARE DI PUSKESMAS PENGUMBUK KECAMATAN RANTAU BAYUR KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2016

Penyakit diare masih merupakan masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara terutama di negara berkembang, dan sebagai salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Penyakit diare bersifat endemis juga sering muncul sebagai kejadian luar biasa (KLB) dan diikuti korban yang tidak sedikit data yang diperoleh dari Puskesmas Pengumbuk Kecamatan Rantau Bayur Propinsi Sumatera Selatan tahun 2012 menerangkan adanya kasus diare di banyuasin sebanyak 117 kasus dan 3 kematian yang disebabkan diare. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan pengendalian KLB Diare di Puskesmas Pengumbuk Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan berstatus pegawai negeri sipil yang bertugas di Puskesmas Pengumbuk Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang berjumlah 75 orang. Besar sampel ditentukan dengan

 Kamis, 22 Dec 2016 @ 06:26 wib    selanjutnya →

Analisis Faktor Risiko Kejadian Hiperkolesterolemia di Posbindu BTKLPP Kelas I Palembang (Posbindu Melati Kenten Kecamatan Sako Palembang) Tahun 2016

Hiperkolesterolemia merupakan peningkatan kadar kolesterol didalam darah yang dapat mengakibatkan penumpukan lemak pada pembuluh darah yang berakibat fatal bagi manusia. Kejadian hiperkolesterolemia semakin meningkat seiring berkembangnya pola hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kejadian hiperkolesterolemia. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain cross sectional menggunakan data sekunder yang diambil dari data Kartu Menuju Sehat peserta pos binaan terpadu. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 115 responden yang mengikuti Pos binaan terpadu di Posbindu Melati Kenten Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 73 % peserta mengalami hiperkolesterolemia, 54,8% peserta berjenis kelamin wanita. Terdapat 59,1% responden dikategorikan gemuk, Sementara untuk lingkar perut sebanyak 62,6% responden memiliki lingkar perut berisiko. Sebagian besar responden mengalami kurang aktivitas fisik (72,2%), reponden yang konsumsi buah dan sayur sebanyak 52,2% dan yang tidak mengkonsumsi alkohol sebesar 95,7% dan responden yang merokok sebesar 27,8%. Hasil analisis statistik diperoleh bahwa ada hubungan antara

 Jum'at, 02 Dec 2016 @ 10:51 wib    selanjutnya →

LAPORAN PENYELIDIKAN KLB DBD DI KELURAHAN BATU URIP KECAMATAN LUBUK LINGGAU UTARA II KOTA LUBUK LINGGAU SUMATERA SELATAN TAHUN 2016

Telah terjadi KLB DBD di Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara II Kota Lubuk Linggau pada tanggal 5 Desember 2015, dan telah dilakukan tindakan Penyelidikan epidemiologi pertama, abatisasi, penyuluhan, serta fogging fokus pada radius 100 meter dari rumah penderita oleh Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau beserta Puskesmas Megang. Kemudian pada tanggal 2-5 Februari 2016 dilakukan Penyelidikan Epidemiologi kedua, dengan anggota tim yang berasal dari BTKLPP Kelas I Palembang, Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau, Puskesmas Megang, serta petugas Puskesmas Pembantu Kelurahan Batu Urip.

 Kamis, 14 Apr 2016 @ 12:12 wib    selanjutnya →

LAPORAN PENYELIDIKAN KLB DBD DI DESA KERTOSONO JAYALOKA KABUPATEN MUSI RAWAS SUMATERA SELATAN TAHUN 2015

Telah terjadi KLB DBD di Dusun II Desa Kertosono Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas pada tanggal 16 Oktober 2015, dan telah dilakukan tindakan Penyelidikan epidemiologi pertama, abatisasi, penyuluhan, serta fogging fokus pada radius 100 meter dari rumah penderita oleh Dinas Kesehatan Kabupaten beserta Puskesmas Ngestiboga. Kemudian pada tanggal 29-31 Oktober 2015 dilakukan Penyelidikan Epidemiologi kedua, dengan anggota tim yang lebih banyak berasal dari BTKLPP Kelas I Palembang, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Puskesmas Ngestiboga, Kepala Desa Kertosono, serta Bidan Desa Kertosono.

 Senin, 11 Jan 2016 @ 13:15 wib    selanjutnya →

# Buletin Lainnya ...

 Galeri Kegiatan

Sosialisasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik
Lokasi : Grand Zuri Hotel
Tanggal : 8 Desember 2015

Seminar Hari Kesehatan Nasional Ke-51 Tahun 2015
Lokasi : BTKLPP Palembang
Tanggal : 20 Nov 2015

Sosialisasi Diseminasi Informasi Pengendalian PTM
Lokasi : Aula BTKLPP Palembang
Tanggal : 15 Oktober 2015

Pembagian Masker Kabut Asap & Kunjungan Kerja BTKLPP Makassar
Lokasi : Simpang Bandara
Tanggal : 2 Sep 2015

Gebyar Kemerdekaan RI Ke-70 dan Penguatan SDM
Lokasi : BTKLPP Palembang
Tanggal : 14 Agustus 2015

Advokasi & Desiminasi Informasi SKD Penyakit
Lokasi : BTKLPP Palembang
Tanggal : 4-6 Agustus 2015

Keluarga Besar BTKL Palembang
Lokasi : BTKLPP Kelas I Palembang
Tanggal : 05 Agustus 2015

Pemantauan Kesehatan Arus Mudik 1436H/2015M
Lokasi : Terminal Alang-alang Lebar
Tanggal : 10 Juli 2015

Penandatanganan Komitmen Bersama
Lokasi : BTKL Palembang
Tanggal : 15 Maret 2015

Pembagian Masker Bencana Kabut Asap
Lokasi : Palembang
Tanggal : 26-Sep-2014

# Galeri Kegiatan Lainnya ...



oleh  Admin
Selasa, 31 May 2016 @ 11:17 wib
 

@Jeri Heriyanto: no. yang anda hubungin adalah mesin fax, sedangkan no.telp kami yang bisa dihubungin adalah : 0711-5645921
Terima Kasih

oleh  jeri heriyanto
Rabu, 11 May 2016 @ 09:05 wib
 

Kenapa ya setiap kali saya mencoba menghubungi no telp kantornya tidak pernah diangkat atau ada no lain selain 0711 - 5645923, karena ada yang mau saya tanyakan ( penting )

oleh  Susan Hill
Selasa, 25 Aug 2015 @ 12:50 wib
 

We can increase rankings of your website in all major search engines at a very affordable price.Email us back to get a full proposal.

oleh  maksuk
Senin, 17 Nov 2014 @ 11:27 wib
 

mohon info dimana artikel pada buletin BTKL saya bisa download tk.

oleh  Admin
Jum'at, 26 Sep 2014 @ 16:32 wib
 

@Chandra: Bisa
untuk info lebih lanjut bisa hubungin kepala Sub Tata Usaha di no. telp: 0711-351278, terima kasih

oleh  chandra
Senin, 22 Sep 2014 @ 14:40 wib
 

assalamualikum wr.wb
maaf ibu jika mengganggu saya chandra bu mahasiswa UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA jurusan kesehatan masyarakat peminatan kesehatan lingkungan
saya mau tanya bu untuk apakah di BTKL Palembang menerima mahasiswa untuk magang bu?
kalau bisa apakah ada persyaratan yang harus saya penuhi ya bu ?
mohon balasannya bu
terima kasih sebelumnya